Determinants of Patient Safety Implementation in Inpatient Units: A Quantitative Study on The Role of Attitude, Communication, and Safety Culture at Royal Prima Hospital
Abstract
Abstrak
Keselamatan pasien merupakan indikator utama dalam mutu pelayanan rumah sakit, khususnya di ruang rawat inap yang memiliki risiko tinggi terjadinya kejadian tidak diinginkan. Pelaksanaan keselamatan pasien dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk komunikasi interpersonal, motivasi, sikap, pengetahuan, dan budaya keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap pelaksanaan keselamatan pasien serta mengidentifikasi variabel yang paling dominan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain potong lintang. Populasi penelitian adalah seluruh perawat ruang rawat inap di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan, dengan jumlah sampel sebanyak 246 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, serta multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal, motivasi, sikap, pengetahuan, dan budaya keselamatan pasien berpengaruh signifikan terhadap pelaksanaan keselamatan pasien (p < 0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa sikap merupakan faktor yang paling dominan, dengan pengaruh yang lebih kuat dibandingkan variabel lainnya dalam menjelaskan pelaksanaan keselamatan pasien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh signifikan, dengan sikap sebagai faktor utama yang perlu mendapat perhatian dalam upaya peningkatan keselamatan pasien.
Kata Kunci: Keselamatan Pasien; Penerapan Keselamatan Pasien; Komunikasi Antarpersonal; Motivasi; Budaya keselamatan
Abstract
Patient safety is a key indicator of healthcare quality, particularly in inpatient units where the risk of adverse events is relatively high. The implementation of patient safety is influenced by several factors, including interpersonal communication, motivation, attitude, knowledge, and safety culture. This study aimed to analyze the influence of these factors on patient safety implementation and to identify the most dominant variable. A quantitative method with a cross-sectional design was employed. The study population consisted of all inpatient nurses at Royal Prima General Hospital Medan, with a total sample of 246 respondents selected using total sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using univariate analysis, bivariate analysis with the Chi-Square test, and multivariate analysis. The results showed that interpersonal communication, motivation, attitude, knowledge, and safety culture had a significant effect on patient safety implementation (p < 0.05). Multivariate analysis revealed that attitude was the most dominant factor, demonstrating a stronger influence compared to other variables in explaining patient safety implementation. In conclusion, all independent variables significantly affect patient safety implementation, with attitude as the key factor that should be prioritized to improve patient safety.
keywords: Patient Safety; Patient Safety Implementation; Interpersonal Communication; Motivation; Safety Culture
References
BIBLIOGRAPHY
Abqa, R., Konadi, W., & Musrizal. (2023). Analisis kepuasan pasien berdasarkan aspek pelayanan dan komunikasi interpersonal (Studi pada pasien RSUD Datu Beru Takengon Kab. Aceh Tengah). Indomera: Jurnal Magister Manajemen, 4(8) 88-97. https://doi.org/10.55178/idm.v4i8.354
Aminayanti, N., Kusumapradja, R., & Arrozi, M. (2021). Pengaruh pengetahuan, sikap, dan motivasi perawat terhadap pelaksanaan keselamatan pasien pada unit rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu. Jurnal Health Sains, 2(7), 915–922. https://doi.org/10.46799/jhs.v2i7.223
Aprilianti, H. (2025). Hubungan motivasi kerja perawat dengan pelaksanaan komunikasi efektif SBAR saat serah terima pasien. Jurnal Health Society, 14(1), 53–59. https://doi.org/10.62094/jhs.v14i1.198
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Astuti, S. D., Yuliani, F. C., & Rusyani, Y. (2026). Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Pelaksanaan Patient Safety Di Rumah Sakit. Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 5(2), 17-22. https://jurnal.unw.ac.id/ index.php/JKBS/article/view/4414
Anggraini, C, D., Ritonga, D. H., Syam, M., & Kustiawan, W. (2022). Komunikasi interpersonal. Jurnal Multi Disiplin Dehasen (MUDE), 1(3) 337-342. https://doi.org/10.37676/mude.v1i3.2611
Olivia, Cut Keke. (2023). Pengalaman komunikasi interpersonal orangtua terhadap anak autis di Lembaga Amanah Hati Medan. https://repositori.uma.ac.id/?utm_source
Derman, G. S. (2020). How does interpersonal communication affect health and patient safety? International Journal of Social and Economic Sciences,10(1), 49-53 https://ijses.org/index.php/ijses/article/view/267
Ekawardani, N., Manampiring, A. E., & Kristanto. (2022). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi tenaga kesehatan terhadap penerapan budaya keselamatan pasien di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Medical Scope Journal, 4(1). https://doi.org/10.35790/msj.v4.i1. 44770
Endriani, C., Kodyat, A. G., & Trigono, A. (2024). Pengaruh komunikasi interpersonal, motivasi, dan sikap terhadap pelaksanaan patient safety di rawat inap Rumah Sakit Tingkat IV 02.07.04 Bandar Lampung. Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 8(2). https://www.scholarsresearchlibrary.com/journal-of-social-and-economic-research.html?utm_source
Fanny, N., & Arini, L. D. D. (2024). Analysis of interpersonal communication, motivation, and attitudes towards the implementation of patient safety in hospital inpatients. International Journal of Health and Medicine, 1 (4) 1-15. https://doi.org/10.62951/ijhm.v1i4.58
Fitria. (2025). Hubungan komunikasi efektif SBAR dengan penerapan sasaran keselamatan pasien di ruang rawat inap RSUD Majene (Skripsi, Universitas Sulawesi Barat). https://repository.unsulbar.ac.id/?utm_source
Ghozali, I. (2024). Aplikasi analisis multivariat dengan program IBM SPSS 26. Universitas Diponegoro.
Gnawali, Y. P. (2022). Use of mathematics in quantitative research. Ganeshman Darpan, 7(1) 10-15. https://doi.org/10.3126/gd.v7i1.53528
Hernawati, H., Zulfendri, Z., & Nasution, S. S. (2021). Pengaruh Sikap Terhadap Kepatuhan Perawat Pada Penerapan Budaya Keselamatan Pasien. Jurnal Health Sains, 2(5), 604–620. https://doi.org/10.46799/jhs.v2i5.160
Kartika, I. R. (2019). Deskripsi Penerapan Patient Safety Pada Pasien Di Bangsal Bedah. Human Care Journal, 4(2), 86-94. https://doi.org/10.32883/hcj.v4i2.455
Kartikasari, B. K., Samirah, & Zairina, E. (2023). The Assessment Of Patient Safety Culture Among Doctors, Nurses, And Pharmacists In A Public Hospital In Indonesia. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 13(2). https://doi.org/10.22146/jmpf.83575
Komisi Akreditasi Rumah Sakit. (2017). Standar Nasional Akreditasi Rumah sakit (SNARS) edisi 1. https://kars.or.id/?utm_source
Mualimah, S., Wulandari, R. Y., Amirudin, I., & Ardinata. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat Terhadap Identifikasi Patient Safety. Journal of Current Health Sciences, 1(1), 29–34. https://doi.org/10.47679/jchs.v1i1.6
Muslih, B. (2020). Urgensi Komunikasi Dalam Menumbuhkan Motivasi Di Era Pandemi COVID-19. Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN), 5(1), 57–65.
Muslimin, M., Khasanah, Y. Y., Hikmat, R., & Faridasari, I. (2023). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Perawat Dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien (Patient Safety). Jurnal Kesehatan, 14(1), 59–69. https://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK?utm_source
Noviyanti, L. W., Ahsan, A., & Sudartya, T. S. (2021). Exploring The Relationship Between Nurses’ Communication Satisfaction and Patient Safety Culture. Journal of Public Health Research. https://doi.org/10.4081/jphr.2021.2225
Pakpahan, M., et al. (2020). Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Yayasan Kita Menulis.
Pangesti, D. A. (2024). Eksplorasi Atribusi Komunikasi Interpersonal Dalam Membangun Hubungan Kerja Yang Baik. https://repository.usm.ac.id/home.html
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan tentang keselamatan pasien rumah sakit. https://jdih.kemkes.go.id/?utm_source
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Klasifikasi dan perizinan rumah sakit.
Putri, D. A., Harianto, J. W., & Sureskiarti, E. (2024). Hubungan Motivasi Dengan Kepatuhan Pelaksanaan Patient Safety Pada Mahasiswa Keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(6) 397-406. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i1.5240
Rachmawati, D. S., et al. (2023). Manajemen Keselamatan Pasien. Jambi: PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Rahmawati, E., Priska, J., & Utomo, S. (2020). Pengaruh Self-Efficacy, Motivasi, Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. PLN Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya. Jurnal Bisnis dan Pembangunan, 9(1) 83-98. http://dx.doi.org/10.20527/jbp.v9i1.8696
Sukmono, I., Lestari, I., Rahmawati, I., Saudah, N., Maryam, D., & Zamroni, A. H. (2024). Analysis of the effect of structural empowerment on motivation and performance of nurses in quality patient safety. Indonesian Journal of Global Health Research, 6 (5) 2609-2616. https://doi.org/10.37287/ijghr.v6i5.3467
Raymound, S. U. S., Faridah, I., & Winarni, L. M. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan penerapan keselamatan pasien. Jurnal Kesehatan. https://doi.org/10.37362/jkph.v7i1.715
Ristania, H., Pertiwiwati, E., & Setiawan, H. (2024). Hubungan Sikap Perawat Dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan, 7(1), 17–26. https://doi.org/10.32584/jkmk.v7i1.2220
Safitri, A., & Fitriyana, N. (2021). Peran Komunikasi Interpersonal Terhadap Kerjasama Tim Mahasiswa KKN. Psychopolytan: Jurnal Psikologi, 4(2), 101–106. https://doi.org/10.36341/psi.v4i2.1528
Salawati, L. (2020). Penerapan Keselamatan Pasien Rumah Sakit. Averrous: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh, 6(1), 98–107. https://doi.org/10.29103/averrous.v6i1.2665
Siagian, E. (2020). Penerapan Budaya Keselamatan Pasien Oleh Tenaga Kesehatan Di Rumah Sakit. Klabat Journal of Nursing, 2(2), 44–51. https://doi.org/10.37771/kjn.v2i2.459
Sofya, A., Novita, N. C., Afgani, M. W., & Isnaini, M. (2024). Metode Survey Cross Sectional Dalam Penelitian Kuantitatif. EDU: Jurnal Edukasi dan Humaniora, 4(3). https://doi.org/10.56832/edu.v4i3.556
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Swarjana, I. K. (2022). Konsep Pengetahuan, Sikap, Perilaku, dan Motivasi. Medan: Andi.
Syapitri, H., et al. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan Masyarakat. Malang: Ahlimedia Press.
Tambajong, M. G. K., Pramono, D., & Utarini, A. (2022). Adaptasi Linguistik Hospital Survey on Patient Safety Culture ke Versi Indonesia. The Journal of Hospital Accreditation, 4(1), 17–27. https://doi.org/10.35727/jha.v4i1.129
Ulva, M. (2023). Hubungan pengetahuan perawat dengan motivasi perawat dalam pelaporan insiden keselamatan pasien. Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia, 2(2), 297–303. https://doi.org/10.53801/jipki.v2i2.62
Widuri. (2020). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sikap Perawat Dalam Pelaksanaan Patient Safety. Jurnal Keperawatan, 12(2), 88–96. https://doi.org/10.61758/nursing.v12i2.22
Widyanthi, N., Sumiaty, & Septiyanti, S. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan perawat dengan penerapan patient safety. Window of Public Health Journal, 2(3), 536–542. https://doi.org/10.33096/woph.v2i3.221






























