INOVASI PENGOLAHAN BUAH NAGA MENJADI SELAI GUNA MENINGKATKAN NILAI EKONOMI MASYARAKAT DESA PERBAJI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji inovasi pengolahan buah naga menjadi selai sebagai upaya memanfaatkan komoditas lokal dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat Desa Perbaji. Permasalahan penelitian berangkat dari pemanfaatan buah naga yang masih dominan dalam bentuk segar, sedangkan buah hortikultura memiliki daya simpan yang terbatas sehingga diperlukan diversifikasi produk. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Masyarakat dilibatkan secara langsung dalam proses pengenalan potensi, perencanaan, praktik pengolahan, pengemasan, dan evaluasi kegiatan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah naga dapat diolah menjadi selai melalui beberapa tahapan sederhana, yaitu persiapan bahan, penghancuran, pemasakan, pendinginan, dan pengemasan. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis kepada masyarakat dalam mengolah buah naga menjadi produk turunan yang memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai pangan lokal. Pengembangan produk masih memerlukan perbaikan pada konsistensi produk, kemasan, daya simpan, penetapan harga, dan strategi pemasaran. Penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi pengolahan buah naga dapat menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal sekaligus membuka peluang peningkatan nilai ekonomi.
















.png)





.png)

