STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH BERKARAKTER MELALUI KURIKULUM BERBASIS CINTA DI SD SWASTA ANNYSA MEDAN SUNGGAL
Abstract
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan pendidikan karakter di sekolah dasar yang semakin kompleks, terutama ditandai oleh menurunnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa hormat siswa di tengah pengaruh perubahan sosial dan perkembangan teknologi. Dalam praktiknya, banyak sekolah masih mengandalkan pendekatan hukuman untuk membentuk perilaku siswa, padahal pendekatan tersebut sering tidak menyentuh kesadaran afektif anak secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala sekolah dalam mewujudkan sekolah berkarakter melalui Kurikulum Berbasis Cinta di SD Swasta Annysa Medan Sunggal. Fokus penelitian diarahkan pada strategi internalisasi nilai karakter, koordinasi sumber daya sekolah, dan pembangunan sinergi dengan orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dilaksanakan melalui keteladanan, pendekatan persuasif hati ke hati, pembagian peran guru secara integratif, serta pelibatan aktif orang tua dalam pemantauan karakter siswa. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan strategis yang berlandaskan kasih sayang, kecerdasan emosional, dan kolaborasi sekolah-rumah efektif dalam membentuk karakter siswa tanpa mengandalkan pendekatan punitif.
Kata Kunci: Kepemimpinan Strategis, Pendidikan Karakter, Kurikulum Berbasis Cinta, Sekolah Dasar, Orang Tua
Abstract
This study is grounded in the growing challenges of character education in elementary schools, particularly the decline of students’ discipline, responsibility, and respect amid social change and rapid technological development. In practice, many schools still rely on punitive approaches to shape student behavior, even though such methods often fail to nurture children’s affective awareness in a meaningful way. This study aims to analyze the principal’s strategy in creating a character-based school through the Love-Based Curriculum at SD Swasta Annysa Medan Sunggal. The research focuses on strategies for internalizing character values, coordinating school resources, and building synergy with parents. This study employed a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the principal’s strategy was implemented through role modeling, a persuasive heart-to-heart approach, integrative distribution of teachers’ roles, and active parental involvement in monitoring students’ character development. These findings confirm that strategic leadership grounded in compassion, emotional intelligence, and school-home collaboration is effective in shaping students’ character without relying on punitive measures.
Keywords: Strategic Leadership, Character Education, Love-Based Curriculum, Elementary School, Parents
References
1) Alfisyah. (2025). Mendidik dengan Hati : Moderasi Beragama melalui Kurikulum Berbasis Cinta sebagai Solusi atas Krisis Nilai dan Empati di Dunia Pendidikan Islam Menuju Pembangunan Berkelanjutan Alfisyah. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Pembelajaran, 7(2). https://doi.org/10.31970/pendidikan.v7i2.503
2) Alham, Zainuri, A., & Arni. (2025). Implementasi Administrasi Pendidikan Sekolah Berlandaskan Kurikulum Berbasis Cinta. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 17. https://cibinstitute.id/index.php/sindoro/article/view/360
3) Arham, R. (2025). Model Kurikulum Cinta di MIN 22: Ekoteologi, Moderasi, Nasionalisme. Journal of Islamic Education Studies, 4(1). https://doi.org/10.58569/jies.v4i1.1331
4) Azizah, K., Rofiqoh, A., & Romdhoni, I. (2023). Manajemen Pendidikan Keluarga Dalam Mengembangkan Kemandirian Anak. Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam, 4(2). https://doi.org/10.32478/leadership.v4i2.1725
5) Cresswell, J. W. (2012). Eduactional Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research. Person Education, Inc.
6) Febiana, A. R., Maharani, D. A., & Huda, M. N. (2025). Kurikulum Berbasis Cinta sebagai Strategi Perencanaan Ekosistem Pembelajaran Mendalam: Model, Tantangan, dan Implementasi. Proceedings of Annual Islamic Conference for Learning and Management, 2. https://doi.org/10.15642/aiclema.2025.2.218-231
7) Hamengkubuwono. (2021). Manajemen Berbasis Madrasah Pada Kurikulum SIT Di Unit Khoiru Ummah Yayasan Al Amin Curup. Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam, 10(2).
8) Hapsari, T. A. R. (2025). Membangun Budaya Belajar Menyenangkan di Madrasah melalui Kurikulum Cinta dan Strategi Pembelajaran Mendalam. Progressive of Cognitive and Ability, 4(2). https://doi.org/10.56855/jpr.v4i2.1441
9) Haryono, E. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif Di Perguruan Tinggi Keagamaaan Islam. E-Journal an-Nuur: The Journal of Islamic Studies, 13.
10) Hayyi, A. (2025). Media Sosial Sebagai Basis Kurikulum Cinta Dan Moderasi Beragama. SUKIJO CiRCLE: Journal of Contemporary Islamic Education Studies, 1(01). https://ejournal.bamala.org/index.php/sukijo/article/view/432
11) Hidayati, & Musnandar, A. (2022). Implementasi Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Perspektif Konsep Rahmatan Lil Alamin. DIAJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(3), 330–338. https://doi.org/10.54259/diajar.v1i3.982
12) Iqbal, M., Ansari, B. I., & Fitriati. (2025). Kurikulum Cinta Dan Deep Learning Untuk Penguatan Kompetensi Guru Dalam Ekosistem Religius, Kritis Dan Adaptif. AMPOEN: Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar Dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat 3(2). https://doi.org/10.32672/ampoen.v3i2.3652
13) Kurniawati, I., & B.S, A. W. (2021). Manajemen Pembelajaran Jarak Jauh pada Mata Pelajaran PAI dan BP SMP di Kota Tegal. QUALITY, 9(1). https://doi.org/10.21043/quality.v9i1.10015
14) Leavy, P. (2022). Research design: Quantitative, qualitative, mixed methods, arts-based, and community-based participatory research approaches. books.google.com.
15) Maharani, A., Nugraha, L., Zainuri, A., & Hamzah, A. (2025). Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta pada Madrasah Ibtidaiyah di Kota Palembang: Sebuah Studi Literatur. El Banar : Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 8(2). https://doi.org/10.54125/elbanar.v8i2.884
16) Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis. A methods sourcebook. Zeitschrift Fur Personalforschung, 28(4).
17) Moh Khoeron. (2025). Apa Kurikulum Cinta? Ini Pengertian dan Strategi Implementasinya. Kemenag.Co.Id.
18) Nadhiroh, U., & Ahmadi, A. (2024). Pendidikan Inklusif: Membangun Lingkungan Pembelajaran Yang Mendukung Kesetaraan Dan Kearifan Budaya. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 8(1). https://doi.org/10.30872/jbssb.v8i1.14072
19) Puspita, K. K. T., Farihah, U., & Anwar, K. (2025). Analisis Kebijakan Pendidikan Agama Islam Tentang Kurikulum Cinta di Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4). https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3556
20) Qathrun Nada, Z., & Listiana, H. (2025a). Analisis Kesiapan Guru Madrasah dalam Insersi Kurikulum Cinta. Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Dan Ilmu-Ilmu Sosial. https://doi.org/10.19105/ejpis.v1i.19188
21) Rama Adji Prasetya, M., Fadli Arafah, A., Zainuri, A., & Fatimah Zahra, F. (2025). Meaning Full Studi Keislaman: Kurikulum Berbasis Cinta Pada Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, 3(2). https://doi.org/10.70292/jpcp.v3i2.201
22) Riana Puspita Sarie. (2023). Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kelas pada Peserta Didik SMP Negeri 2 Biak. Journal on Education, 05. https://jonedu.org/index.php/joe/article/view/1683
23) Ridlo, A. W. S. R. U., & Maswani. (2025). Kurikulum Cinta dan Pembelajaran Mendalam serta Implementasinya di Madrasah. Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Pendidikan, 1(2). https://risetcendikia.com/index.php/jurnal-alhudaya/article/view/128
24) Riski Dinata, F., Kuswadi, A., Sutomo, E., & Wulandari, E. (2025). Konsep Kurikulum Cinta sebagai Landasan Pembentukan Karakter Islami Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1). https://ejournal.stit-alhikmahwk.ac.id/index.php/elmumtaz/article/view/20
25) Rosyid, D. A., Surojudin, N., & Ardiatma, D. (2024). Sistem Aplikasi Manajemen Sekolah Menggunakan Metode Kualitatif dengan Pengembangan Sistem Watterfal. Journal of Information System Research (JOSH), 5(2). https://doi.org/10.47065/josh.v5i2.4707
26) Rusandi, & Muhammad Rusli. (2021). Merancang Penelitian Kualitatif Dasar/Deskriptif dan Studi Kasus. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 2(1). https://doi.org/10.55623/au.v2i1.18
27) Shabrina, A. R., Siregar, S. P., & Saragi, D. (2025). Memahami Konsep Kurikulum Berbasis Cinta Dalam Pembelajaran Melalui Kajian Filsafat Pendidikan. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8(3). https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i3.51213
28) Supriyanti, I., & Naimah, K. (2025). Humanisme Reborn: Membangun Resiliensi dan Afeksi Peserta didik Melalui Kurikulum Cinta Berbasis Hierarki Kebutuhan Maslow. El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama, 13(2). https://doi.org/10.35888/el-wasathiya.v13i2.6457
29) Syarif, Z., Supriadi Hasibuan, Rugaiyah, & Masduki. (2025). Relevansi Pendekatan Deep Learning pada Kurikulum Cinta Di MAN 1 Sragen. Jurnal Tarbiyah Bil Qalam, IX(2). https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/TBQ/article/view/344
30) Zahra Mumtaza, Khoirin Aliyah, Ahmad Zainuri, & Frika Fatimah Z. (2025). Deep Learning Kurikulum Berbasis Cinta Madrasah Ibtidaiyah. QAZI : Journal of Islamic Studies, 2(2). https://doi.org/10.61104/qz.v2i2.439














.png)





.png)

