PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat https://journal.yaspim.org/index.php/pendalas <p><a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/authors/profile/6120335">https://sinta.kemdikbud.go.id/authors/profile/6120335</a>PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang menerbitkan hasil-hasil penelitian bidang pendidikan umum maupun pendidikan keagamaan, sosial budaya, sosial keagamaan, sosial ekonomi, dan hasil riset penelitian kebijakan publik. PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural Jawa Timur. PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat&nbsp; menerima artikel hasil penelitian bidang pendidikan umum maupun pendidikan keagamaan, sosial budaya, sosial keagamaan, sosial ekonomi, hasil riset penelitian kebijakan publik dari para ahli dan para peneliti dari berbagai disiplin ilmu yang terkait dengan Aim and Scope jurnal. Jurnal ini terbit satu tahun 3 kali yakni: Januari - April, Mei - Agustus, dan September - Desember.</p> Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural en-US PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat 2807-7334 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PASCA-BENCANA: PROGRAM MITIGASI KEBENCANAAN, KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT, SEKOLAH DARURAT UNTUK KORBAN BANJIR DAN LONGSOR DI DESA DURIAN KECAMATAN RANTAU KABUPATEN ACEH TAMIANG https://journal.yaspim.org/index.php/pendalas/article/view/788 <p>Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, merupakan wilayah terdampak banjir dan longsor yang memerlukan penguatan kapasitas masyarakat dalam mitigasi kebencanaan, kesiapsiagaan, dan keberlanjutan layanan pendidikan anak pascabencana. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil program pemberdayaan masyarakat pascabencana melalui penguatan organisasi pemuda, penyusunan prosedur evakuasi, pelatihan mitigasi, simulasi kesiapsiagaan, serta penyelenggaraan sekolah darurat. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas melalui tahapan identifikasi kebutuhan, koordinasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan penguatan keberlanjutan program. Mitra kegiatan terdiri atas Karang Taruna Kampung Durian sebanyak 30 anggota dan kelompok pendidikan anak usia dini sebanyak 22 anggota. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keberdayaan mitra pada aspek pengetahuan, keterampilan, partisipasi, dan manajemen kelembagaan. Pemahaman organisasi Karang Taruna meningkat dari 40% menjadi 85%, pengetahuan mitigasi bencana dari 40% menjadi 88%, dan kepemilikan prosedur evakuasi dari 0% menjadi 90%. Pada mitra pendidikan anak usia dini, ketersediaan sistem sekolah darurat meningkat dari 0% menjadi 85%, pemahaman guru tentang mitigasi dari 25% menjadi 80%, dan pengelolaan pembelajaran darurat dari 10% menjadi 80%. Program ini menghasilkan modul mitigasi bencana, modul sekolah darurat, prosedur evakuasi, media edukasi kebencanaan, dan tim siaga bencana berbasis masyarakat.</p> Tappil Rambe Hariadi M. Taufik Rahmadi Copyright (c) 2026 PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat 2026-06-30 2026-06-30 6 2 355 375 10.47006/pendalas.v6i2.788 STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KARAKTER RELIGIUS PADA SISWA MELALUI BUDAYA SEKOLAH DI MAS AL-WASHLIYAH TEMBUNG https://journal.yaspim.org/index.php/pendalas/article/view/785 <p>Penurunan kedisiplinan, sopan santun, dan kesadaran beribadah siswa menjadi tantangan penting dalam pembentukan karakter religius di lingkungan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala sekolah dalam meningkatkan karakter religius siswa melalui budaya sekolah di Madrasah Aliyah Swasta Al-Washliyah Tembung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dilakukan melalui pembiasaan kegiatan keagamaan, seperti salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, doa bersama, budaya salam, serta penerapan tata tertib bernuansa Islami. Kepala sekolah juga menerapkan keteladanan, pengawasan, pembinaan persuasif, dan kerja sama dengan guru serta orang tua. Strategi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian sosial, dan kesadaran beribadah siswa. Dengan demikian, budaya sekolah religius menjadi strategi efektif dalam memperkuat karakter religius siswa.</p> Nurdila Nasution Neng Nurcahyati Sinulingga Copyright (c) 2026 PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat 2026-06-30 2026-06-30 6 2 376 393 10.47006/pendalas.v6i2.785 INTEGRATING GOOD GOVERNANCE PRINCIPLES INTO ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION FOR ANTI-CORRUPTION EDUCATION: A QUALITATIVE LITERATURE REVIEW https://journal.yaspim.org/index.php/pendalas/article/view/768 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan yang terus-menerus terjadi antara konsep normatif tata kelola yang baik yang dikembangkan dalam studi administrasi publik dan integrasinya ke dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai pendekatan preventif dalam pendidikan antikorupsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keselarasan konseptual antara prinsip-prinsip tata kelola yang baik dan nilai-nilai pendidikan Islam, serta untuk mengkaji bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diintegrasikan ke dalam Pendidikan Agama Islam dalam menumbuhkan budaya antikorupsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur kualitatif dengan menganalisis 25 sumber ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2026 menggunakan teknik analisis konten. Temuan menunjukkan adanya konvergensi konseptual antara prinsip-prinsip tata kelola yang baik, seperti transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan supremasi hukum, dengan nilai-nilai Islam, termasuk amanah, syafafiyah, ‘adl, dan muhasabah. Penelitian ini mengusulkan kerangka konseptual yang mengintegrasikan prinsip-prinsip tata kelola yang baik dengan Pendidikan Agama Islam melalui pengembangan kurikulum, internalisasi nilai, teladan guru, dan praktik tata kelola digital yang etis. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan wacana pendidikan antikorupsi dengan memperkuat peran Pendidikan Agama Islam sebagai instrumen pencegahan untuk menumbuhkan integritas, kesadaran etis, dan nilai-nilai antikorupsi yang berkelanjutan di dalam lembaga pendidikan.</p> Jafar Ahmad Muhammad Fadhlan Randa Gustiawan Nur Halimah Tiara Permata Sari Faysa Astiza Copyright (c) 2026 PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat 2026-06-30 2026-06-30 6 2 394 413 10.47006/pendalas.v6i2.768 UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA MELALUI METODE TANYA JAWAB PADA PEMBELAJARAN FIKIH DI SMP IT AL-HIJRAH MEDAN https://journal.yaspim.org/index.php/pendalas/article/view/791 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan siswa dalam pembelajaran fikih yang masih didominasi metode ceramah dan interaksi satu arah. Kondisi tersebut menyebabkan siswa kurang berani bertanya, menjawab, menyampaikan pendapat, serta belum terlibat secara optimal dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui penerapan metode tanya jawab terstruktur pada pembelajaran fikih di kelas VIII SMP IT Al-Hijrah Medan. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas VIII A, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur, wawancara, dokumentasi, dan lembar aktivitas siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan siswa dari 30% pada pra-siklus menjadi 58% pada siklus I dan 82% pada siklus II. Peningkatan paling menonjol terjadi pada keberanian menjawab pertanyaan dan inisiatif bertanya. Temuan ini menunjukkan bahwa metode tanya jawab terstruktur efektif menciptakan pembelajaran fikih yang lebih aktif, dialogis, dan partisipatif.</p> Masitoh Hasnil Aida Copyright (c) 2026 PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat 2026-06-30 2026-06-30 6 2 414 431 10.47006/pendalas.v6i2.791 INTEGRASI NILAI-NILAI ETIS ISLAM DALAM TRANSFORMASI PENDIDIKAN DIGITAL: KERANGKA KONSEPTUAL BAGI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM https://journal.yaspim.org/index.php/pendalas/article/view/795 <p>Transformasi digital dalam pendidikan Islam berlangsung cepat, tetapi belum selalu diikuti oleh kerangka nilai yang kuat. Kondisi ini berpotensi menimbulkan persoalan moral, seperti plagiarisme digital, penyalahgunaan teknologi, lemahnya adab komunikasi daring, serta berkurangnya identitas keislaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan menyusun kerangka konseptual integratif yang menghubungkan nilai-nilai etis Islam dengan praktik pedagogi digital pada lembaga pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui telaah pustaka sistematis terhadap 45 sumber literatur yang diterbitkan antara tahun 2010 sampai 2025, meliputi jurnal internasional, karya pemikiran pendidikan Islam klasik dan kontemporer, serta dokumen kebijakan pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa lima nilai utama, yaitu <em>sidq</em>, <em>amanah</em>, <em>wasathiyah</em>, <em>akhlaq al-karimah</em>, dan <em>‘adalah</em>, dapat menjadi dasar dalam membangun pedagogi digital Islami. Kelima nilai tersebut dapat dioperasionalkan melalui tugas autentik, kontrak belajar digital, literasi media kritis, keteladanan guru, serta kebijakan pembelajaran yang inklusif. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai Islam dalam pendidikan digital bukan sekadar penambahan materi keagamaan, melainkan transformasi kurikulum, budaya, evaluasi, dan ekosistem pendidikan secara menyeluruh.</p> Adrian Akmal Nasution M. Syukri Azwar Lubis Copyright (c) 2026 PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat 2026-06-30 2026-06-30 6 2 432 449 10.47006/pendalas.v6i2.795 REKONTEKSTUALISASI PENDIDIKAN AKHLAK QUR’ANI-HADISI DALAM ETIKA DIGITAL GENERASI MILENIAL MUSLIM https://journal.yaspim.org/index.php/pendalas/article/view/796 <p style="text-align: justify; line-height: 115%;"><span lang="IN" style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Book Antiqua',serif;">Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pikir, gaya hidup, dan perilaku generasi milenial Muslim. Perubahan ini menghadirkan peluang perluasan ilmu pengetahuan dan dakwah, tetapi juga menimbulkan problem moral seperti perundungan siber, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hedonisme digital, dan melemahnya spiritualitas. Penelitian ini bertujuan merekontekstualisasikan pendidikan akhlak berbasis Al-Qur’an dan Hadis sebagai kerangka etika digital bagi generasi milenial Muslim. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis isi terhadap sumber primer berupa Al-Qur’an, kitab tafsir, dan hadis, serta sumber sekunder berupa jurnal ilmiah, buku, dan laporan lembaga. Analisis dilakukan melalui tiga lapis, yaitu tekstual normatif, konseptual teoretis, dan kontekstual implementatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kejujuran, tanggung jawab, toleransi, pengendalian diri, kesantunan komunikasi, empati, dan kepedulian sosial memiliki relevansi langsung dengan problem moral digital. Internalisasi nilai tersebut dapat dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, integrasi kurikuler, dialog reflektif, dan muhasabah.</span></p> Saniatus Syifa Hasnil Aida Copyright (c) 2026 PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat 2026-06-30 2026-06-30 6 2 450 466 10.47006/pendalas.v6i2.796 EXPLORING EFL STUDENTS’ EXPECTATIONS OF THE ENGLISH TEACHING PROCESS IN AN INDONESIAN SENIOR HIGH SCHOOL: A QUALITATIVE STUDY AT SMAN 7 BANDA ACEH https://journal.yaspim.org/index.php/pendalas/article/view/797 <p>This study aims to describe the expectations of grade XI students towards the English learning process at SMA Negeri 7 Banda Aceh and the factors that shape these expectations. The research uses a descriptive qualitative approach. Data were collected from 30 purposively selected students through open-ended questionnaires and semi-structured interviews, then analyzed by reflective thematic analysis. The results of the study show that students' expectations are multidimensional, including linguistic, emotional, social, pedagogical, and institutional dimensions. In the linguistic dimension, students expect an increase in fluency in speech, mastery of vocabulary, pronunciation, and grammar. On the emotional and social dimensions, students need a patient teacher, a classroom atmosphere that is safe from negative judgment, and peer support. Pedagogically, students prefer communicative, interactive, and activity-based learning to lectures. Institutionally, students expect the use of technology and the strengthening of English club activities. Speech anxiety is a major obstacle that affects all dimensions of student expectations. These findings underscore the importance of English language learning that is responsive to students' voices.</p> Adilla Rizma Mulyadi Syahputra Rizka Marlisa Aini Copyright (c) 2026 PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat 2026-06-30 2026-06-30 6 2 467 484 10.47006/pendalas.v6i2.797 IMPLEMENTASI MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU BELAJAR SISWA PADA KURIKULUM MERDEKA DI SMP AL MUKMIN TEMBUNG https://journal.yaspim.org/index.php/pendalas/article/view/799 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen kepala sekolah dalam mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan meningkatkan mutu belajar siswa di Sekolah Menengah Pertama Al Mukmin Tembung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu belajar siswa, mendeskripsikan implementasi fungsi manajemen kepala sekolah, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru, dan siswa yang dipilih secara purposif berdasarkan keterlibatan langsung dalam pelaksanaan kurikulum. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahannya diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik serta konfirmasi kepada informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah melaksanakan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan secara berkelanjutan. Praktik tersebut mendorong pembelajaran yang aktif, fleksibel, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik serta meningkatkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor siswa. Keberhasilan implementasi didukung oleh kepemimpinan kepala sekolah, keterlibatan guru, fasilitas pembelajaran, dan budaya kerja sama. Kendala utama meliputi keterbatasan pemahaman guru mengenai pembelajaran berdiferensiasi, asesmen formatif, dan penyusunan perangkat ajar.</p> Saddam Maulana Muhammad Rifai’i Copyright (c) 2026 PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat 2026-07-10 2026-07-10 6 2 485 504 10.47006/pendalas.v6i2.799 PERAN GURU KELAS DALAM MENANAMKAN NILAI TOLERANSI MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR NEGERI NO. 61 BUKIT TALANG MAS https://journal.yaspim.org/index.php/pendalas/article/view/807 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru kelas dalam menanamkan nilai toleransi melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD Negeri No. 61 Bukit Talang Mas. Ruang lingkup penelitian mencakup peran guru, strategi pembelajaran yang digunakan, serta kendala yang dihadapi dalam membentuk sikap toleransi peserta didik kelas VA dan VB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas VA dan VB, serta peserta didik kelas VA dan VB. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pendidik, pembimbing, teladan, fasilitator, dan evaluator. Strategi yang digunakan meliputi pembelajaran kelompok heterogen, diskusi, ceramah, pembiasaan, dan keteladanan. Kendala yang ditemukan mencakup perbedaan karakter peserta didik, kurangnya konsistensi perilaku toleran, serta pengaruh lingkungan keluarga dan pergaulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanaman nilai toleransi telah terlaksana dengan baik dan berimplikasi positif terhadap pembentukan karakter peserta didik.</p> Nada Safitri Muhaiminah Jalal Ahmad Sayuti Nainggolan Copyright (c) 2026 PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat 2026-04-30 2026-04-30 6 2 505 523 10.47006/pendalas.v6i2.807 PENERAPAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPAS SISWA KELAS V MI NURUL MUSTHAFA https://journal.yaspim.org/index.php/pendalas/article/view/804 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan minat belajar siswa kelas V MI Nurul Musthafa melalui penerapan media permainan ular tangga pada pembelajaran IPAS materi rantai makanan. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 13 siswa kelas V pada semester genap tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi, angket minat belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif berupa persentase dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa sebelum tindakan berada pada kategori rendah dengan rata-rata 46,15%. Setelah penerapan media permainan ular tangga, minat belajar meningkat secara bertahap, yaitu 51% pada siklus I, 79% pada siklus II, dan 97% pada siklus III. Peningkatan tersebut terlihat dari perhatian, antusiasme, keberanian bertanya dan menjawab, serta keterlibatan siswa dalam diskusi kelompok. Penelitian menyimpulkan bahwa permainan ular tangga efektif meningkatkan minat belajar IPAS. Implikasinya, guru dapat memanfaatkan media permainan edukatif sebagai alternatif pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.</p> Kholifah Nur Cahyanti Muhaiminah Jalal Fitri Nauli Siagian Copyright (c) 2026 PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat 2026-07-30 2026-07-30 6 2 524 543 10.47006/pendalas.v6i2.804 PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 02/X PARIT CULUM II https://journal.yaspim.org/index.php/pendalas/article/view/812 <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model <em>Discovery Learning</em> dan menganalisis peningkatan kreativitas siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas V SD Negeri 02/X Parit Culum II. Ruang lingkup penelitian mencakup proses pelaksanaan enam tahapan <em>Discovery Learning</em>, yaitu stimulasi, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, pembuktian, dan penarikan kesimpulan, serta perkembangan indikator kreativitas siswa. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 17 siswa, yaitu 3 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kreativitas siswa meningkat dari 46,32% pada prasiklus menjadi 62,71% pada siklus I dan 83,60% pada siklus II. Peningkatan tampak pada kelancaran, keluwesan, keaslian, elaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah. Disimpulkan bahwa <em>Discovery Learning</em> efektif meningkatkan kreativitas siswa. Implikasinya, model ini dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran IPAS yang aktif, berpusat pada siswa, dan mendorong penemuan konsep secara mandiri.</p> Nur Aini Saidah Ahmad Paujan Azim Copyright (c) 2026 PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat 2026-07-31 2026-07-31 6 2 544 563 10.47006/pendalas.v6i2.812 EFFECT OF THE USE OF COOPERATIVE LEARNING APPROACH TYPE THINK PAIR SHARE TOWARDS STUDENTS SKILL IN WRITING OBSERVATION REPORT https://journal.yaspim.org/index.php/pendalas/article/view/842 <p>Kesulitan siswa dalam mengembangkan gagasan, menerapkan struktur, dan menggunakan ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi menunjukkan perlunya model pembelajaran yang mendorong proses berpikir mandiri sekaligus kolaboratif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perbedaan keterampilan menulis teks laporan hasil observasi antara siswa yang belajar menggunakan model <em>Think Pair Share</em> dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas X SMA Negeri 1 Akabiluru. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan rancangan kelompok statis pascates. Sampel dipilih secara purposif dari populasi 140 siswa dan melibatkan dua kelas dengan total 68 siswa, sedangkan data dikumpulkan melalui tes unjuk kerja menulis dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, serta uji-t dua kelompok independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tanpa <em>Think Pair Share</em> memperoleh nilai rata-rata 54,24 dengan kualifikasi hampir cukup, sedangkan kelompok yang menggunakan <em>Think Pair Share</em> memperoleh nilai rata-rata 83,81 dengan kualifikasi baik. Hasil uji-t menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok, <em>t</em>(66) = 14,81, lebih besar daripada nilai kritis 1,70. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa pada kelas <em>Think Pair Share</em> memiliki capaian menulis pascates yang lebih tinggi, terutama pada penguasaan struktur teks. Model ini dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran kolaboratif untuk membantu siswa mengembangkan, mendiskusikan, dan mengomunikasikan gagasan sebelum menyusun laporan hasil observasi.</p> Rolli Gautama Copyright (c) 2026 PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat 2026-07-21 2026-07-21 6 2 567 586 10.47006/pendalas.v6i2.842 PENGARUH METODE DIKTE VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS SISWA KELAS DELAPAN DI SMP ISLAM HASANAH PEKANBARU https://journal.yaspim.org/index.php/pendalas/article/view/844 <p>Keterampilan menulis bahasa Arab merupakan kompetensi yang menuntut ketepatan penulisan huruf, ejaan, tanda baca, kerapian, dan kesesuaian makna. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa peserta didik kelas VIII SMP Islam Hasanah Pekanbaru masih mengalami kesulitan memahami teks dikte dan menuliskannya kembali secara tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode dikte visual terhadap kemampuan menulis bahasa Arab peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen berbentuk <em>pretest-posttest control group design</em>. Sampel penelitian berjumlah 55 peserta didik yang terdiri atas 28 peserta didik pada kelas eksperimen dan 27 peserta didik pada kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, perhitungan <em>N-Gain</em>, dan <em>Independent Sample t-Test</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 60,18 menjadi 80,32, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 59,63 menjadi 68,44. Nilai <em>N-Gain</em> kelas eksperimen sebesar 0,52 berada pada kategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,24 berada pada kategori rendah. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai <em>t</em> hitung sebesar 6,241 dengan signifikansi 0,000, sehingga metode dikte visual berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menulis peserta didik. Metode ini dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan ketelitian, konsentrasi, daya ingat visual, dan keterampilan menulis bahasa Arab.</p> Marjeki Ansyapitra Esya Suci Vivela Haslin Gustia Siti Aisah Siti Khodijah Jeny Desvita Sari Copyright (c) 2026 PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat 2026-07-21 2026-07-21 6 2 587 605 10.47006/pendalas.v6i2.844 NIAT SEBAGAI MOTIVASI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PERSPEKTIF HADITS https://journal.yaspim.org/index.php/pendalas/article/view/845 <p>Niat merupakan fondasi batin yang menentukan arah, nilai, dan kesungguhan suatu perbuatan, termasuk aktivitas belajar. Dalam praktik pendidikan, peserta didik sering mengikuti pembelajaran sebagai kewajiban formal tanpa pemaknaan spiritual yang kuat, sehingga motivasi belajar mudah melemah ketika menghadapi kesulitan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan niat sebagai sumber motivasi peserta didik dalam pembelajaran berdasarkan perspektif hadis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data primer bersumber dari hadis sahih riwayat al-Bukhari dan Muslim tentang keterkaitan amal dengan niat, serta hadis pendukung dari Abu Dawud, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab, buku, dan artikel ilmiah mengenai niat, motivasi, dan pendidikan Islam. Data dianalisis melalui seleksi sumber, klasifikasi tema, analisis isi, interpretasi makna hadis, dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa niat merupakan kehendak hati yang menetapkan tujuan belajar, sedangkan motivasi merupakan daya penggerak yang menerjemahkan tujuan tersebut ke dalam kesungguhan, ketekunan, dan konsistensi belajar. Niat yang ikhlas mengarahkan pembelajaran pada dua tujuan utama, yaitu penghambaan kepada Allah dan pelaksanaan tanggung jawab manusia sebagai khalifah yang memelihara bumi. Dengan demikian, penguatan niat belajar dapat membentuk motivasi intrinsik, tanggung jawab moral, dan ketahanan peserta didik dalam menghadapi hambatan pembelajaran. Pendidik perlu menanamkan orientasi niat yang benar melalui pembiasaan, keteladanan, refleksi, dan pengaitan materi dengan tujuan penciptaan manusia.</p> Kasmiati Hikmal Akbar Nazwa Maulida Afrizal Almutiatul Faiza ⁠Indra Fahriansyah Umi Maimunah Copyright (c) 2026 PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat 2026-07-21 2026-07-21 6 2 606 624 10.47006/pendalas.v6i2.845